ANALISIS DAMPAK KEGIATAN PERTAMBANGAN TEMBAGA TERHADAP PEREKONOMIAN PROVINSI PAPUA

Meitha Suciyanti, Triswan Suseno, Ridwan Saleh

DOI: https://doi.org/10.30556/jtmb.Vol14.No1.2018.394

Sari


Dengan analisis pengganda output (output multiplier), pengganda pendapatan dan pengganda tenaga kerja sektor pertambangan tembaga, akan dapat diketahui seberapa besar peranan sektor tersebut terhadap pembentukan output, PDRB, serta potensi penyerapan tenaga kerja di Provinsi Papua. Dari pengganda output setiap satu juta rupiah ekspor (domestik maupun luar negeri) konsentrat tembaga akan meningkatkan output Provinsi Papua menjadi 1,377 juta rupiah. Komposisinya adalah satu juta rupiah sebagai produk konsentrat tembaga (direct); 0,244 juta rupiah peningkatan output di Papua karena adanya mekanisme keterkaitan antar-industri (direct, indirect); dan 0,133 juta rupiah peningkatan output karena penambahan belanja rumah tangga penerima upah secara langsung dan tidak langsung dari keberadaan usaha pertambangan tembaga (induced effect). Angka dampak pendapatan sektor pertambangan tembaga sebesar 2,41 artinya dari setiap satu juta rupiah pendapatan pekerja di sektor pertambangan tembaga, akan meningkatkan pendapatan seluruh pekerja di Provinsi Papua menjadi sebesar 2,41 juta rupiah. Komposisinya adalah satu juta diterima oleh pekerja di sektor pertambangan tembaga; 0,26 juta rupiah diterima oleh pekerja di sektor lainnya akibat mekanisme keterkaitan antar-industri; dan 1,15 juta rupiah pendapatan pekerja di sektor lainnya akibat mekanisme induksi pendapatan. Angka pengganda tenaga kerja sektor pertambangan tembaga pada level Provinsi adalah 4,65; yang artinya dari setiap pekerja yang bekerja di sektor pertambangan bijih logam (termasuk sektor pertambangan tembaga) akan meningkatkan kesempatan kerja di seluruh sektor menjadi 4,65 orang. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis model Input-Output menunjukkan bahwa usaha pertambangan tembaga memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap peningkatan output, pendapatan dan kesempatan kerja di tingkat Provinsi Papua.


Kata Kunci


tambang tembaga, dampak ekonomi, pengganda, PDRB

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Al-Zoubi, O. M. (2013) “Economic multipliers for Jordanian economy:(Input-output analysis),” Global Journal of Management And Business Research, 13(7–B), pp. 15–24. Available at: https://journalofbusiness.org/index.php/GJMBR/article/view/1141.

Bacon, R. and Kojima, M. (2011) Issues in estimating the employment generated by energy sector activities. 82732. Washington DC. Available at: http://hdl.handle.net/10986/16969.

Badan Pusat Statistik (2015) Penyusunan tabel input-output tahun 2010. Jakarta.

Badan Pusat Statistik (2016) Produk domestik regional bruto menurut lapangan usaha Papua tahun 2012-2016. Jayapura: Badan Pusat Statistik. Available at: https://papua.bps.go.id/publication/2017/07/11/5f7133c9dd7e66b7f6a0cf5f/produk-domestik-regional-bruto-provinsi-papua-menurut-lapangan-usaha-2012-2016.html.

Bozdaglar, H. (2016) “A multiplier-based analysis of the indirect impact of Non-Turkish international tourists on the TRNC economy,” ARP International Journal of Social Scien, 1(2), pp. 28–42. doi: 10.5281/zenodo.50513.

Chiu, R.-H. and Lin, Y.-C. (2012) “Applying input-output model to investigate the inter-industrial linkage of transportation industry in Taiwan,” Journal of Marine Science and Technology, 20(2), pp. 173–186. Available at: http://jmst.ntou.edu.tw/marine/20-2/173-186.pdf.

Famytyas and Kusumastuti, S. Y. (2014) “Peranan sektor pariwisata dalam perekonomian Indonesia: Analisis input-output,” Jurnal Ekonomi Pembangunan Trisakti, 1(2), pp. 93–108. Available at: http://ejournal.feb.trisakti.ac.id/view/fulltext/101020150002/1.

Ifdillah, F. A. (2015) “Aplikasi matriks pada model input-output Leontief.” Bandung: Institut Teknologi Bandung, p. 5. Available at: http://informatika.stei.itb.ac.id/~rinaldi.munir/AljabarGeometri/2015-2016/Makalah-2015/Makalah-IF2123-2015-073.pdf.

Lesmana, T. (2014) “Perkembangan indikator ekonomi dan kemakmuran Indonesia dibandingkan dengan 6 negara tetangga periode 2005-2012,” Binus Business Review, 5(1), pp. 101–111. doi: 10.21512/bbr.v5i1.1200.

LPEM-FEUI (2008) “Dampak ekonomi dan fiskal PTFI terhadap perekonomian Papua.” Jakarta: LPEM-FEUI.

Mellyawanty, W. O., Yudisyus, O., Murdiono, Samsul, M. and Yuda, K. (2012) “Analisis input-output.” Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, p. 17. Available at: http://blog.umy.ac.id/opissen/files/2013/02/MAKALAH-Analisis-Input-OUTPUT.pdf.

Mudzakir, A. K. (2006) “Analisis keterkaitan dan dampak pengganda sektor perikanan pada perekonomian Jawa Tengah : Analisis input output,” in Prosiding Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Bogor: Institut Pertanian Bogor, pp. 1–17. Available at: http://eprints.undip.ac.id/33675/.

Mudzakir, A. K. (2008) “Peranan sektor perikanan pada perekonomian Jawa Tengah: Pendekatan model,” Jurnal Saintek Perikanan, 4(1), pp. 28–34. doi: 10.14710/ijfst.4.1.28-34.

Negara, K. (2010) Analisis peranan sektor kehutanan dalam perekonomian Indonesia: Pendekatan input output. Universitas Indonesia.

Prihandini, T. I. and Sunaryo, S. (2011) “Structural equation modelling (SEM) dengan model struktural regresi spasial,” in Prosiding Seminar Nasional Statistika Universitas Diponegoro 2011. Universitas Diponegoro, pp. 162–170. Available at: http://eprints.undip.ac.id/33926/.

Subanti, S. and Hakim, A. R. (2009) “Ekonomi regional Provinsi Sulawesi Tenggara: Pendekatan sektor basis dan analisis input ‐output,” Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 10(1), pp. 13–33. Available at: https://media.neliti.com/media/publications/30669-ID-ekonomi-regional-provinsi-sulawesi-tenggara-pendekatan-sektor-basis-dan-analisis.pdf.

Sumardjoko, I. (2013) Analisis pengaruh transfer ke daerah terhadap pertumbuhan ekonomi Regional Papua sebagai upaya penguatan desentralisasi asimetri. Universitas Airlangga.

Syahara, A. (2012) Perekonomian regional Provinsi Jambi : Analisis multisektoral dengan metode input- output. Institut Pertanian Bogor. Available at: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/56107.

Weya, O., Naukoko, A. T. and Kawung, G. M. (2015) “Analisis pertumbuhaan ekonomi dan pendapatan asli daerah & PDRB di Provinsi Papua,” Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 15(5), pp. 59–65. Available at: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jbie/article/view/9695.

Yanti, T. S. (2015) “Menaksir matriks teknologi tabel input output Kota Bandung menggunakan metode RAS,” Statistika, 15(1), pp. 7–15. Available at: http://ejournal.unisba.ac.id/index.php/statistika/article/view/1433.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##